Gagal itu biasa

gagal-move-on

 

BRUCE Wayne mempunyai ingatan yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya. Ketika bocah, Bruce tergelincir ke sebuah sumur di dekat rumahnya. Akibatnya, ia tidak bisa berjalan. Lalu sang ayah dengan lembut menggendong anaknya tersebut. Bruce kecil dengan lugu, bertanya, “Kenapa aku jatuh?”

Sang Ayah menjawab dengan bijak. “Kita jatuh untuk belajar berdiri lagi, Nak….”

Ketika dewasa, Bruce Wayne mengalami kejadian yang persis sama—ia terjatuh dari ketinggian lift di rumahnya yang telah terbakar hangus. Seperti diingatkan, Bruce bertanya lagi, kali ini pada Alfred pembantu setianya. “Kenapa aku jatuh?”

Alfred tidak langsung menjawab. Setelah memandang Bruce dengan tatapan yang bijak, ia berujar, “Kita jatuh untuk belajar berdiri lagi, Sir….”

Kebanggaan terbesar bukanlah tidak pernah gagal, tapi kebanggaan terbesar adalah ketika mampu bangkit lagi dari kegagalan.

”Siapapun yang belum pernah membuat kekeliruan tidak pernah mencoba sesuatu yang baru”

Albert Einstein

Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan adalah orang yang tidak pernah melakukan apapun”

Thedore Roosevelt

Dalam berwiraswasta kegagalan itu adalah biasa. Soichiro Honda pernah berkata “Apa yang orang lihat dari kesuksesan saya Cuma 1%, tapi 99% yang tidak terlihat adalah kegagalan saya”. Jadi ketika gagal berwirausaha yang kita tahu adalah berusaha untuk bangkit kembali. [sa’ad-Islampos]

 

 

Satu opini pada “Gagal itu biasa

  • Artikel yg sangat inspiratif pak… terimakasih untuk pencerahannya.
    Sometimes you win and sometimes you learn.

    Semoga YGIS semakin berkembang dan terus profesional dlm memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat luas. Amiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *