Membangun Sekolah itu ibaratnya seperti membangun Masjid..

Sekilas bincang-bincang bersama Ust Budi Ashari (Pakar Parenting Nabawiyyah, Sejarawan dan Dewan Pembina Kuttab Al Fatih) di Kuttab Harun Ar Rasyid sangat memberikan inspirasi pada kita.
Ust Budi Ashari memberikan tausiyahnya tentang Keberkahan Dunia Pendidikan akan hadir yang harus dimulai dari Pengelolanya.

GIC
Pendidikan harus dikembalikan seperti dahulu pada masa kejayaan Islam dahulu, dimana pada masa dahulu seorang Ulama akan terlahir dari Ulama pula. Peran Ulama adalah mendidik sesuai khittahnya di sekolah yang dibangun dari pondasi ketaqwaan. Bukan Sekolah yang dibangun dari Pondasi Bangunan yang Mahal.
Karena bila Sekolah dibangun dari pondasi bangunan yang mahal maka akan menuntut pihak Pengelola Sekolah untuk berharap balik modal atas modal yang telah disetornya untuk mendirikan bangunan yang pada ujungnya mengharuskan pihak pengelola Sekolah harus menerapkan biaya tinggi pada uang pangkal masuk sekolah dan biaya SPP nya.
Sekolah yang dibangun oleh ketaqwaan maka ruh yang ada dalam pendidikannya adalah ruh ketaqwaan pula. Ibaratnya membangun Masjid. Bila masjid mengenakan tarif kepada para Jamaahnya, maka hancurlah masjid itu. Begitu pula dengan Sekolah Islam.

GIC kelas
Untuk menjembatani hal ini saat ini, maka disinilah peran lingkungan sosial disekitar Sekolah khususnya peran para Muhsinin untuk turut serta berpartisipasi meraih amal Jariyah dengan menyisihkan sebagian rejekinya untuk bersama-sama membangun ketaqwaan melahirkan Generasi Khalifah fil Ardhi.
Sekolah adalah Ladang Amal Jariyah. Apalagi sekolah yang berpondasi Iman dan Al Quran. Dan Al Quran hanya dapat dibangun dengan Ketaqwaan.

Disinilah Gema Indonesia Sejahtera hadir untuk menjembatani hal ini. Gema Indonesia Sejahtera memiliki Visi dan Misi melahirkan Institusi Pendidikan Islam Terpadu Berbasis Ketaqwaan yang tidak berorientasi pada keuntungan semata agar keberkahan Pendidikan dapat hadir dan dirasakan oleh orang-orang yang memiliki akhlak kebaikan menyisihkan sebagian rejekinya untuk beramal Jariyah melalui Pendidikan Gratis bagi umat.
Ibarat membangun Masjid, bangunan fisik yang indah memang sangat dibutuhkan oleh Sekolah, namun bangunan tersebut harus dibangun dari Ketaqwaan. Bukan dibangun dari investasi untuk meraih keuntungan semata.
Amal Jariyah adalah solusi bagi Sekolah untuk merealisasikan hal ini.

Mari bersama membangun sekolah yang berbasis ketaqwaan, agar keberkahan dunia pendidikan Islam dapat hadir kembali ditengah-tengah masyarakat yang haus akan peran Ulama yang terlahir dari Ulama pula.
Kepedulian Anda untuk merealisasikan Sekolah berbasic Infaq adalah Solusi terbaik untuk melahirkan kembali Sekolah yang berbasis Ketaqwaan. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga kaum itu merubah nasibnya sendiri.
Oleh karena itu dipundak kitalah estafeta lahirnya Sekolah Berbasis ketaqwaan itu akan terlahir. Mari bersama kita hadirkan Sekolah yang tidak hanya dikuasai oleh pengelola yang hanya memiliki hasrat untuk meraih keuntungan duniawi semata. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Ingin meraih keberkahan bersama GEMA INDONESIA SEJAHTERA hadirkan Sekolah Gratis berbasic Ketaqwaan yang dibangun dengan INFAQ TERBAIK? pastikan ber-investasi yang tak pernah Rugi
Karena ketika kita investasikan harta kita untuk Amal Jariyah Membangun Sekolah, maka secara otomatis, Satu Huruf Al Quran yang dibaca oleh para Siswa merupakan Rekening Pahala Bagi Anda..
Insyaa Allah.. Aamiin..

Penelusuran Terkait: